+ 6221 797 0291
contact@iaba.or.id

IABA Gathering 2015

Mempersiapkan Anak Bangsa Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean

Dihadiri oleh lebih dari 300 individu lulusan kerajaan Inggris acara “IABA Alumni Gathering 2015” yang diselenggarakan pada hari Selasa, 25 Agustus 2015 di Financial Hall, Graha Niaga berlangsung sukses.

Walaupun publikasi acara hanya berlangsung kurang dari 3 minggu, panitia dari acara IABA (Indonesian Association of British Alumni) menerima lebih dari 400 pendaftar dengan varasi peserta berkisar antara lulusan 1960 sampai dengan 2015. Para peserta berasal dari berbagai profesi, jabatan dan institusi ini bertemu kembali di mal-am penuh nostalgia dengan tujuan untuk memperkuat relasi, jaringan dan bertukar gagasan dengan tema “Peran UK Alumni bagi Indonesia dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015”.

Acara talkshow dihadiri oleh berbagai pengamat pelaku ekonomi dan pembuat kebijakan. Antara lain adalah H.E. Prof. Pratikno (Menteri Sekretaris Negara), Dr. Dino Patti Djalal (Founder of Foreign Policy Community of Indonesia) , Destry Damayanti, SE., MSc. (Kepala Ekonom Bank Mandiri), dan Prof. Hikmahanto Juwana yang adalah Ketua Umum IABA periode 2013-2017 hadir sebagai moderator.

Ketiga pembicara mengungkapkan Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam MEA 2015. Oleh sebab itu, agar tidak kehilangan momentum, Indonesia harus mempersiap-kan diri dengan meningkatkan daya saing baik dari infrastruktur, lingkungan investasi, produksi, serta sumber daya manusia. Diharapkan, para alumni Britania inilah yang dapat meningkatkan posisi Indonesia dalam komitmen integrasi ekonomi ASEAN 2015.

H.E. Moazzam Malik (Duta Besar Inggris untuk Indonesia), yang datang sebagai tamu un-dangan menuturkan bahwa Indonesia adalah negara yang besar dan mitra Inggris yang penting. “Adalah sangat penting bagi generasi muda untuk dapat bahu-membahu dalam membangun dan meningkatkan competitiveness Indonesia dikancah internasional”, ucap-nya.

Menurut Moazzam Malik, ada tiga hal yang bisa ditiru dari Inggris untuk Indonesia yaitu da-lam bidang regulasi, infrastruktur, dan pendidikan. Di bidang pendidikan, dapat dilakukan dengan cara mengirimkan dosen-dosen Inggris untuk mengajar sementara di Universitas Indonesia demi meningkatkan mutu pendidikan. Selain itu, dalam salah satu programnya, Moazam juga mengajak pelajar Britania Raya untuk berkunjung ke Indonesia.

Ardhilla Parama Arta (Rama) selaku Ketua Panitia dari acara “IABA Gathering 2015” ber-harap bahwa setelah berakhirnya acara ini, berbagai acara yang dapat menyatukan alumni Britania di Indonesia masih tetap dapat dilakukan agar diskusi produktif untuk menyiapkan prajurit bangsa berkelas internasional yang siap tempur di dalam Masyarat Ekonomi Asean di masa mendatang.

**Keterangan lebih lanjut mengenai IABA dapat ditemukan di www.iaba.or.id atau dengan bergabung di facebook group : https://www.facebook.com/groups/alumni2uk/ **